Menanamkan Cinta kepada Tuhan Sejak Early Childhood

Menanamkan Cinta kepada Tuhan Sejak Early Childhood

Masa Early Childhood adalah fase yang sangat berharga dalam kehidupan seorang anak. Pada masa inilah fondasi karakter dan iman mulai terbentuk. Dalam lingkungan Christian School maupun di rumah, mengajarkan anak untuk Love God bukan hanya soal memberikan pengetahuan Alkitab, tetapi juga membimbing mereka untuk membangun relasi pribadi dengan Kristus sejak usia dini. Iman bertumbuh bukan hanya dari informasi, tetapi dari kehadiran dan keterlibatan orang tua setiap hari.

Banyak pendidik di Christian School melihat bahwa anak-anak, bahkan sejak usia dini, lebih merindukan kebersamaan daripada sekadar hadiah atau fasilitas. Waktu berkualitas bersama orang tua menjadi momen penting untuk memperkenalkan kasih Tuhan secara nyata dan sederhana. Dalam keseharian, orang tua menjadi teladan hidup yang menunjukkan bagaimana mengasihi Tuhan melalui perkataan, sikap, dan keputusan sehari-hari.

Membangun kebiasaan rohani sejak Early Childhood memberikan dampak jangka panjang. Membaca Alkitab bersama, berdoa sebelum tidur, mengucap syukur, serta berdiskusi sederhana tentang iman membantu anak memiliki dasar spiritual yang kuat. Kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana, namun membentuk akar iman yang dalam. Seperti yang diajarkan dalam Alkitab, mengenal Firman Tuhan sejak kecil menuntun pada hikmat dan keselamatan.

Christian School hadir sebagai mitra keluarga dalam memperkuat perjalanan iman ini. Sekolah menyediakan pembelajaran yang terarah dan berpusat pada Kristus, namun pembentukan iman tetap berawal dari rumah. Melalui kedekatan, arahan yang penuh kasih, dan konsistensi orang tua, anak belajar bukan hanya mengenal Tuhan secara teori, tetapi benar-benar mengenal Tuhan dalam kehidupannya.

 

Di tengah dunia yang penuh distraksi, kehadiran dan bimbingan rohani orang tua menjadi hadiah terbesar bagi anak. Ketika anak dibesarkan dalam lingkungan yang menanamkan cinta kepada Tuhan sejak Early Childhood, mereka akan tumbuh dengan identitas, keyakinan, dan tujuan hidup yang kuat. Kiranya setiap keluarga terus dikuatkan dalam membangun generasi yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan.

Related News

Hadir Lebih Berarti daripada Hadiah: Parenting dengan Tujuan

Di tengah kesibukan dunia modern, banyak orang tua tanpa sadar menggantikan kehadiran dengan pemberian. Padahal…

Leadership Camp: Dari Murid Menjadi Pemimpin Masa Depan

Kepemimpinan bukan hanya untuk orang dewasa atau remaja—kepemimpinan bisa mulai ditumbuhkan sejak usia sekolah dasar.…

IICS Raih Akreditasi A: Komitmen terhadap Mutu dan Iman

IPEKA Integrated Christian School (IICS) dengan bangga meraih Akreditasi A sebagai Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK)…

Lebih dari Sekadar Pertandingan: IICS House League 2025

Desember 2025 menjadi bulan yang penuh energi dan keceriaan melalui IICS House League. Lebih dari…