Significant Purpose

Significant Purpose

Pada sebuah perjamuan makan, diletakkan beberapa peralatan makan ada sendok, garpu dan pisau di atas meja. Ada seorang anak yang ingin tahu bertanya pada mamanya “ Ma, sendok yang mana ma? Mamanya menjawab “ Ini Nak, yang bulat ini namanya sendok.” Lalu ia bertanya lagi “ kalau garpu yang mana ma?” Mamanya lalu menjawab lagi katanya “ Ini, yang tajam bagian bawahnya ini garpu”.

Percakapan sederhana di meja makan tersebut menarik minat saya untuk mengenal lebih dalam bagaimana kita mengetahui itu adalah sebuah sendok ? atau garpu? Ya, kita bisa membedakannya dari ciri-ciri fisik yang terlihat. Sendok didesain bulat bagian bawahnya karena dipakai untuk menampung makanan sedangkan garpu didesain tajam di bagian bawah yang berfungsi untuk mengkoyakkan makanan. 

Seperti halnya sendok dan garpu pada ilustrasi di atas, Tuhan pun memperlengkapi anak- anak kita dengan berbagai keunikan yang dapat terlihat, seperti kepribadian, minat, kemampuan dan lain sebagainya. Keunikan tersebut akan dipakai Tuhan untuk menjalankan misinya di dunia. 

 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10)

Dalam ayat di atas jelas disebutkan bahwa tidak ada yang terjadi secara kebetulan, karena Tuhan menciptakan mereka dengan suatu alasan yang jelas sejak semula. Sebagai orang tua, bagaimana menolong anak – anak kita menemukan tujuan dari penciptaannya? Hal tersebut memang bukanlah perkara yang mudah, karena memerlukan kesabaran dan proses yang panjang. 

Rick Warren dalam bukunya “ The Purpose Driven Life” menyebutkan beberapa hal yang dapat menjadi perhatian orang tua untuk menolong anak menemukan tujuan hidupnya :

  • Spiritual Gift (Karunia Rohani)
    Karunia rohani menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk diri anak-anak kita. Karunia rohani dianugerahkan oleh Allah dalam diri setiap anak kita untuk dipersiapkan melakukan pekerjaan misi Tuhan. Karunia ini akan bertumbuh dalam diri anak-anak kita setelah mereka percaya pada Tuhan. Macam-macam karunia rohani dipakai Tuhan untuk melanjutkan misi-Nya di dunia seperti karunia mengajar, karunia berkata hikmat, karunia penyembuhan dan lain  sebagainya.
  • Heart (Hati)
    Hati atau dengan kata lain minat adalah motor penggerak untuk melakukan segala sesuatu. Sebagai orang tua Anda dapat mengenali minat anak dari apa yang ia sukai, apa yang ia bicarakan dengan penuh antusias dan apa yang membuatnya bahagia ketika melakukan hal tertentu. Minat dipakai Tuhan untuk memperjelas apa yang menjadi panggilan anak-anak Anda.
  • Abilities (Kemampuan)
    Kemampuan yang merupakan bakat-bakat alami yang sudah diberikan Tuhan sejak ia dalam kandungan. Masing-masing anak punya bakat yang berbeda, inilah yang membedakan satu anak dengan yang lainnya. Seperti halnya sendok punya kelebihan yang berbeda dengan garpu. Dorong ia menemukan apa yang menjadi bakatnya dan menekuninya.
  • Personality (Kepribadian)
    Kepribadian menurut definisi Allport adalah “organisasi dinamis dari sistem psikofisik (jiwa raga) dalam individu yang turut mentukan cara yang unik (khas) dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya”.
    Kepribadian adalah salah satu bagian yang menyusun diri setiap orang. Kepribadian menjadi tolok ukur yang mempengaruhi bagaimana dan dimana seseorang dapat menggunakan karunia rohani dan kemampuan. Contohnya seorang IT dituntut adalah orang yang detail dan memperhatikan hal-hal kecil, berbeda dengan seorang marketing yang lebih dituntut sebagai orang yang mudah bergaul dan pandai melakukan persuasi kepada orang lain.
  • Experience (Pengalaman)
    Hal terakhir dan tidak kalah penting adalah pengalaman yang Tuhan tempatkan dalam hidup setiap anak-anak kita. Pengalaman ini dipakai Tuhan dengan cara yang luar biasa untuk membentuk diri seseorang khususnya adalah pengalaman yang tidak menyenangkan. Pengalaman tersebut Tuhan ijinkan terjadi untuk suatu tujuan. Pengalaman dipakai Tuhan untuk mempertajam karakter dan panggilan hidup seseorang.

Akhir kata, kiranya hal-hal di atas dapat menolong orang tua untuk terus mendorong anak –anak menemukan tujuan penting dari penciptaannya. Semoga anak-anak kita terus bertumbuh dalam jalan yang sudah Tuhan persiapkan untuknya sejak semula.

 

Bunga, S.Psi
IPEKA Counseling Center

Related News

Selamat Hari Guru Nasional

Guru seringkali disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Guru memiliki tugas mendidik anak didiknya sehingga mereka…

Read More
Informasi Penting Mengenai Tes SAT 4 Desember 2021

Tes SAT telah lama menjadi bagian penting dari penerimaan universitas, tidak hanya untuk universitas AS…

Read More
Sekolah Kristen IPEKA Gelar ‘INSPIRE’ IPEKA Virtual Education Expo 2021

Sekolah Kristen IPEKA menggelar pameran pendidikan virtual bertajuk ‘INSPIRE’ IPEKA Virtual Education Expo 2021 yang…

Read More
Datang dan Hadirilah INSPIRE – Virtual Education Expo Pertama yang…

Mempersiapkan pendidikan dan masa depan anak membutuhkan perencanaan yang cermat dan matang. Apakah Anda sedang…

Read More