Apa saja tanda-tanda bahwa anak-anak Anda memasuki usia pra-remaja?

Apa saja tanda-tanda bahwa anak-anak Anda memasuki usia pra-remaja?

“Mama, aku ke gedung sekolah sendiri ya, mama kiss good bye di sini aja ya”, ujar seorang gadis berumur 10 tahun sambil bersiap-siap keluar dari mobil untuk menuju gedung sekolah. Ibunya bingung. Baginya hampir merupakan sebuah tradisi untuk membawa putrinya ke gedung, menciumnya dan berpisah dari sana.

Jika Anda adalah orang tua dari gadis ini, reaksi Anda terdengar di antara "Yaudah, anak papa/mama kan udah besar" atau "Aku salah apa ya?" Untungnya, fenomena ini normal. Jika anak Anda mulai sedikit menjauhkan diri seperti ini, bisa jadi mereka menjadi ‘tweenager', yang secara formal dikenal sebagai pra-remaja. (Bedanya, remaja disebut dengan istilah ‘teenager’).

Kapan masa pra-remaja dimulai?

Pra-remaja adalah tahap perkembangan antara masa anak-anak dan masa remaja. Ini bisa disalah artikan dengan masa puber, tetapi demi diskusi kita, masa puber adalah salah satu tahap akhir pra-remaja ketika fisiologi anak mengalami perubahan yang dramatis.

Pra-remaja bisa dimulai dari usia 9 tahun pada anak laki-laki ataupun perempuan. Tanda utama bahwa anak Anda memasuki masa pra remaja adalah perubahan sikap dan/atau perilaku. Pada tahap ini, mereka tidak hanya menjadi lebih pintar atau sadar akan ilmu yang kompleks dan abstrak. Mereka juga mulai mempertanyakan aturan atau kepercayaan yang mereka pegang sejak kecil.

Bagaimana seharusnya Anda memperlakukan anak Anda yang pra-remaja?

Anda sudah tahu bagaimana memperlakukan orang muda dan remaja. Mungkin awalnya Anda akan merasa canggung untuk mengubah sikap Anda terhadap seseorang yang dulunya kecil, rapuh, riang, dan lucu. Anda mungkin masih mempertahankan kebiasaan lama dalam memperlakukan anak Anda seperti anak kecil. Anak Anda mungkin menunjukkan sedikit rasa kesal atau malu sebagai tanggapan itu. Sebaiknya Anda mulailah membangun sikap baru terhadap anak Anda yang bertambah usia.

Memperlakukan anak-anak Anda sebagai “orang hampir dewasa” juga berarti bahwa Anda harus siap menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang mengapa mereka harus mengikuti aturan tertentu. Bentrokan dan pertengkaran yang bisa dikendalikan adalah tanda pertumbuhan yang sehat.

content-pre-adolescence

Pada tahap ini, kebanyakan anak memahami perintah Allah yang tertulis dalam Lukas 6:31, "[Sebagaimana] kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka." Mereka akan mulai menggunakan orang lain sebagai contoh, jadi jika Anda memperlakukan mereka dengan hormat, tidak peduli seberapa tidak terkendali suatu konflik, suatu hari mereka akan datang dan memperlakukan Anda dengan rasa hormat juga.

Ikuti terus berita terbaru di IPEKA Integrated Christian School, sekolah internasional berbasis Kristen yang percaya pada keseimbangan antara Sains dan Kitab Suci.

Berita Lainnya

Belajar Seperti Pohon

“Nak, kamu kok gak belajar?” “Enggak ah ma.. gak ada ulangan, lagi pula besok kan…

Baca Lebih Lanjut
Rahasia agar Anak Bersemangat Belajar di Rumah

Setiap orang tua tentu menginginkan kegiatan belajar yang efektif bagi anak-anaknya, tidak hanya di sekolah,…

Baca Lebih Lanjut
Pemimpin Anakku

Seorang bapak ingin mengajak anaknya menghadiri sebuah pertunjukan musik. Ketika di pintu masuk, seorang petugas…

Baca Lebih Lanjut
Significant Purpose

Pada sebuah perjamuan makan, diletakkan beberapa peralatan makan ada sendok, garpu dan pisau di atas…

Baca Lebih Lanjut