Cara Mendorong Anak untuk Ikut Serta Dalam Olahraga Tim

Cara Mendorong Anak untuk Ikut Serta Dalam Olahraga Tim

Anak-anak yang berolahraga cenderung lebih sehat dan senang. Mereka berlatih untuk bekerja sama, mereka sehat secara jasmani, dan bahkan bisa lebih dihargai oleh pengusaha di masa depan. Olahraga yang berbasis kerjasama alias olahraga tim seperti sepak bola, basket, hoki, dan voli adalah beberapa dari olahraga yang populer. 

Namun jika Anda menemukan bahwa anak Anda menghindar untuk ikut serta dalam olahraga tim, inilah caranya agar mendorong anak untuk mengikut serta dengan pengertian dan kesabaran.

Fokuslah kepada komunitas dan kesenangan

Jika Anda merasa bahwa anak Anda “bukan tipe yang suka berolahraga” karena alasan yang telah disebut, Anda mungkin bisa saja salah paham. Sebenarnya banyak sekali anak-anak dan remaja yang gemar untuk bermain dalam sebuah tim. Kemungkinan besar, anak Anda belum menemukan olahraga yang dia sukai, atau belum menemukan komunitas yang dia rasa cocok dan dapat merasa aman dalam komunitas tersebut.

Beberapa anak-anak merasa gelisah ketika mereka memasuki olahraga yang kompetitif. Sebab mereka merasa kurang percaya diri dengan kemampuan mereka dalam olahraga tersebut, dan malu untuk tampil.

mendorong anak untuk olahraga

Maka itu sangat penting bagi anak Anda untuk menemukan komunitas olahraga yang mendukung, di mana dia dapat belajar dengan aman dan nyaman. Contohnya, lingkungan orang muda dalam gereja sering menggelarkan event olahraga yang tidak serius dan berfokus kepada kesenangan.

Meskipun olahraga tim sangat menguntungkan, jangan pernah memaksakan anak Anda untuk mengikuti olahraga tertentu. Kesenangan dan komunitas seharusnya menjadi prioritas dalam kegiatan olahraga yang sehat.

olahraga tim

Biarkan anak untuk mencoba berbagai macam olahraga tim

Dalam masyarakat Indonesia, tentunya sepak bola dan basket adalah olahraga yang sangat populer dan membangun status bagi anak-anak di antara lingkaran sosial mereka. Anda mungkin pernah merasa terdesak ketika seseorang menanyakan Anda, mengapa anaknya tidak ikut tim sekolah sepak bola / basket / futsal dll.

Tentu saja sepak bola dan basket bukan satu-satunya olahraga yang dapat memuaskan keinginan anak Anda. Ingat bahwa olahraga yang sangat diminati anak Anda, nanti akan ditekuni olehnya. Pernahkah Anda mengajak anak Anda untuk mencoba, contohnya, ice hockey?

Anda dapat menemukan komunitas ice hockey yang sering bermain dalam Bintaro Xchange Mall. Komunitas lain seperti penggemar voli, cricket, water polo dan lacrosse juga sangat giat dan sering berkumpul di tempat seperti Gelora Bung Karno.

Dorong anak Anda untuk menjelajahi jenis olahraga yang beragam. Jadikan kesenangan, komunitas, dan sportif sebagai prioritas yang lebih tinggi daripada kemenangan.

Pendidikan yang seimbang

IPEKA Integrated Christian School adalah sekolah dengan kurikulum internasional, yang menekankan pentingnya pendidikan holistik yang seimbang. Pelajari tentang siswa-siswi kami dan perjalanan mereka melalui masa kanak-kanak dan remaja bersama kami.

Related News

Hadir Lebih Berarti daripada Hadiah: Parenting dengan Tujuan

Di tengah kesibukan dunia modern, banyak orang tua tanpa sadar menggantikan kehadiran dengan pemberian. Padahal…

Leadership Camp: Dari Murid Menjadi Pemimpin Masa Depan

Kepemimpinan bukan hanya untuk orang dewasa atau remaja—kepemimpinan bisa mulai ditumbuhkan sejak usia sekolah dasar.…

Menanamkan Cinta kepada Tuhan Sejak Early Childhood

Masa Early Childhood adalah fase yang sangat berharga dalam kehidupan seorang anak. Pada masa inilah…

IICS Raih Akreditasi A: Komitmen terhadap Mutu dan Iman

IPEKA Integrated Christian School (IICS) dengan bangga meraih Akreditasi A sebagai Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK)…