Mengasihi dan Mendidik Anak Sesuai Tipe Kepribadiannya

Mengasihi dan Mendidik Anak Sesuai Tipe Kepribadiannya

Pelangi menjadi kian indah karena keberagaman warnanya—merah, kuning, biru, dst. Demikian juga halnya anak-anak semakin indah dengan beragamnya karakteristik mereka sesuai rancangan Tuhan bagi mereka masing-masing. Salah satu hal yang dapat kita gunakan untuk mengenali karakteristik tersebut ialah melalui ciri kepribadian. Berbagai teori untuk mengenali kepribadian manusia sangat berkembang karena betapa uniknya setiap individu.

Di dalam artikel ini, saya merujuk pada satu model mengenali tipe-tipe kepribadian, yaitu model DISC. Seperti yang mungkin telah kita ketahui, model DISC membagi kepribadian menjadi empat kepribadian dasar: Dominant (Dominan), Influencing (Intim), Steadiness (Stabil), Compliance (Cermat). Berikut ini gambaran kepribadian model DISC:

Setiap orang memiliki unsur kepribadian yang masuk dalam kuadran tersebut. Melalui model ini kita diajak untuk mengenali salah satu dari keempat kepribadian dasar yang terkuat di dalam diri, dan berfokus pada kekuatan serta mengetahui kelemahan masing-masing secara individu. 

Tujuan kita mengenali kepribadian bukanlah sebagai alasan untuk tidak mau memperbaiki diri ataupun pasrah dengan kelemahan, misalnya berkata, “Ya, beginilah saya. Saya tidak mungkin bisa berubah.” Namun, tujuan kita mempelajari kepribadian tersebut adalah untuk memahami diri sehingga dapat hidup lebih optimal. 

Nah, bagaimana dengan mengenali kepribadian anak? Mengenali kepribadian anak akan membantu orangtua ataupun para pendidik berinteraksi serta memaksimalkan potensi anak. Orangtua ataupun guru akan lebih mudah memahami, menjangkau, dan mengajar murid-murid secara lebih efektif. Berikut ini penjelasan model DISC pada anak:

  • Memahami Anak-anak Dominant
    Anak-anak dengan model ini biasanya ingin memegang kontrol. Mereka sangat energik. Banyak ide, kompetitif, berkemauan keras, dan bisa bersikap seperti bos. Senang mendominasi. Tantangan dalam menangani anak model ini ialah dalam menyalurkan dorongan mereka untuk taat. Oleh sebab itu, rahasia menaklukkannya ialah dengan memberi mereka tanggung jawab.
    Misalnya, membersihkan meja belajar mereka sendiri, menyelesaikan tugas, ataupun mengingatkan mereka untuk membawa perlengkapan sekolahnya. Anak-anak ini, jika dikasihi dan dididik dengan tepat, akan berpotensi menjadi pemimpin besar di masa depan.
  • Memahami Anak-anak Influencing
    Anak-anak dengan model ini tampak sangat menyenangkan. Mereka bersikap ramah. Penuh semangat, riang, suka bersenang-senang, agak cerewet, dan mudah lupa. Mereka pun melakukan beberapa hal supaya merasa diterima oleh lingkungannya. Oleh sebab itu, penting sekali untuk bersikap positif kepadanya dan memberi tahu bahwa Anda mengasihi dia apa adanya.
    Untuk kecenderungannya yang cerewet dan suka berbicara, Anda dapat mengingatkannya untuk menghentikan “tombol bicaranya” di saat-saat tertentu. Beri tahu alasannya dan waktunya dapat kembali berbicara dan bersenang-senang. Jika dikasihi dan dididik dengan benar, anak-anak ini dengan mudah dapat mewujudkan potensi yang Allah berikan bagi mereka.
  • Memahami Anak-anak Steadiness
    Anak-anak model ini mudah diatur dan jarang membuat kerusuhan. Mereka santai, pendiam, mudah disenangkan, menyenangkan diajak berteman, dan sabar. Akan tetapi, mereka juga bisa keras kepala, usil, atau malas. Orangtua dapat mengasihinya dengan mengamati kecenderungannya yang senang sendirian. Dekati ia dengan lembut dan beri tahu bahwa Anda memerhatikannya.
    Beri dia ruang untuk bertumbuh. Jangan memaksa atau memburu-burunya melakukan sesuatu karena sisi keras kepalanya akan muncul. Jika dikasihi dan dididik dengan cara yang tepat, anak-anak ini akan tumbuh sebagai pembawa damai bagi lingkungan sekitarnya.
  • Memahami Anak-anak Compliance
    Anak-anak model ini ingin melakukan segala sesuatu dengan kesempurnaan. Biasanya mereka tertutup, cenderung sensitif, sangat berhati-hati, dan perfeksionis. Mereka adalah pemikir yang serius dan mendalam, cenderung jenius, dan tampak lebih pemurung.
    Orangtua dapat mengasihinya dengan mendorong sang anak pada setiap tugas yang ia kerjakan. Puji dia untuk hasil pekerjaan baik dan tetap beri semangat bila hasilnya kurang memuaskan. Yakinkan bahwa di masa mendatang ia dapat memeroleh hasil yang lebih baik daripada saat ini. Jika dikasihi dan dididik dengan cara yang benar, mereka akan menjadi orang dewasa yang produktif dan memuaskan dalam pekerjaannya.

Untuk memudahkan Anda mengenali kepribadian Anda ataupun anak, di bawah ini terlampir hasil survei DISC yang dapat Anda dan anak Anda isi. Hasilnya dapat langsung diketahui tentang model kepribadian terkuat di dalam diri Anda ataupun anak.

 

Hasil survei DISC 

Pilih satu jawaban dari antara 4 jawaban (A, B, C, atau D) yang paling sesuai atau sangat menggambarkan diri Anda atau anak, kemudian beri tanda centang (√).

Nah, total jawaban yang paling banyak merupakan gambaran model kepribadian yang paling kuat Anda ataupun anak.

Akhirnya, selamat mengenali dan memahami kepribadian Anda maupun anak. Juga, kiranya Allah memampukan dan menolong kita dalam mengasihi dan mendidik anak-anak.

oleh Melva Tobing, M.Psi, Psi.
IPEKA Counseling Center

Sumber referensi:
Capehart, Jody. (2012). Teaching with Heart. Jakarta: Metanoia Publishing.
Voges, Ken. (2000). DISC Survey. Texas: In His Grace, Inc.

Related News

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila

Negara Republik Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal 1 Juni…

Read More
Memaknai Hari Kenaikan Tuhan Yesus

Hari ini, 25 Mei 2022 umat Kristiani di seluruh dunia akan merayakan kenaikan Isa Almasih.…

Read More
Ayo Bangkit Bersama di Hari Kebangkitan Nasional

Tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Meskipun tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional,…

Read More
Yuk Bangun Budaya Membaca Sejak Dini

Banyak orang berkata bahwa buku adalah jendela dunia. Buku dapat membawa kita kemana saja, karena…

Read More